I. Menara Pisa
Menara Miring Pisa atau yang biasa disebut The Tower of Pisa (La Torre di Pisa) adalah sebuah menara lonceng dari sebuah katedral di kota Pisa, Italia. Menara Pisa adalah menara yang sudah berdiri sejak Agustus 1173, tetapi mulai miring tak lama setelah pembangunannya dimulai. Menara Pisa merupakan sebuah campanile atau menara lonceng katedral di kota Pisa, Italia. Sejak menara ini mengalami kemiringan, sampai detik ini Menara Pisa tetap kokoh berdiri, bahkan, bangunan ini terdaftar sebagai salah satu situs Warisan Dunia UNESCO.
Walaupun rencana semula dibangun secara vertikal, menara itu mulai miring ke arah tenggara segera setelah dilakukan konstruksi di tahun 1173, dikarenakan pondasi yang tak sempurna. Tinggi dari menara tersebut adalah 55,86 km dari permukaan tanah di sisi terendah, dan 56,70 m di sisi yang tertinggi. Lebar alas bangunan itu adalah 4,09 m dan lebar puncaknya adalah 2,48 m dan berat menara ini diperkirakan 14,500 ton dan memiliki 294 anak tangga.
Klik link untuk mendownload gambar
II. Teks DramaPengertian Teks Drama
Drama adalah kisah kehidupan manusia yang dipentaskan berdasarkan naskah dengan menggunakan percakapan, gerak laku, unsur pendukung serta disaksikan oleh penonton. Nah, teks atau naskah drama adalah cerita yang dipentaskan di atas panggung yang mengisahkan kehidupan para tokohnya dengan alur sedemikian rupa.
Ciri-ciri Drama
Teks drama memiliki beberapa ciri yang membedakan dengan teks lainnya, yaitu:
a. Disampaikan dalam bentuk dialog dan monolog.
b. Memiliki tokoh atau karakter yang diperankan dengan riasan, aksen, atau penampilan tertentu.
c. Terdapat konflik atau ketegangan yang menjadi inti dari cerita drama.
d. Pementasan drama biasanya dilakukan di atas panggung yang telah dilengkapi beberapa perlengkapan dan peralatan (properti) untuk menghidupkan suasana.
e. Pertunjukan drama selalu dilakukan dihadapan penonton karena drama tersebut merupakan sarana hiburan.
f. Dalam pementasannya, teks drama didukung dengan musik dan pencahayaan.
Tak seperti teks lain, naskah drama mempunyai 3 struktur penting, yakni prolog, dialog, dan epilog. Berikut penjelasan dan contohnya!
Prolog merupakan bagian yang berupa kata-kata pembuka, pengantar, ataupun latar belakang yang biasanya disampaikan oleh dalang atau narator, bahkan bisa juga oleh tokoh tertentu. Contoh prolog tentang drama kisah kehidupan adalah sebagai berikut.
“Dikisahkan dalam sebuah rumah sederhana, terdapat keluarga yang sangat berbahagia. Rumah tersebut dihuni oleh Ayah, Ibu, dan dua orang anaknya.”
2. Dialog
Dialog merupakan percakapan yang melibatkan antartokoh yang dapat menggambarkan kehidupan, watak dan konflik yang dialami manusia beserta cara menyelesaikannya.
Umumnya, dialog pada naskah drama berisi 4 bagian:
Orientasi: Bagian awal cerita yang berisi gambaran situasi yang sedang atau sudah terjadi.
Komplikasi: Bagian pengembangan cerita yang berisi masalah yang dihadapi tokoh-tokoh di dalam drama.
Resolusi: Bagian akhir dalam drama yang berisi penyelesaian masalah.
Koda: Akhir cerita atau ending.
3. Epilog
Epilog merupakan kata-kata penutup yang berupa simpulan maupun amanat tentang keseluruhan isi dialog yang biasanya disampaikan oleh dalang atau narator.
Klik link untuk mendownload pdf
III. JADWAL
Berikut ini adalah jadwal pelajaran SMPN 2 JOMBANG tahun ajaran 2023/2024.
klik disini untuk melihat file
IV. LABELS
Label is the information that contained in the outer of packaging of product. Dalam bahasa Indonesia, Label adalah informasi yang terdapat dalam kemasan suatu produk. Terdapat beberapa jenis label, yaitu Label of food (label makanan), label of drink (label minuman), dan label of medicine (label obat).
klik disini untuk melihat contoh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar